Kamis, 05 November 2026, WIB
Breaking News

Dashboard Layanan Kesehatan


Rabu, 20 Apr 2022, 13:30:40 WIB, 5620 View , Kategori : Kegiatan Dinas Kesehatan

CILEGON (20/04/2022) Dinas Kesehatan Kota Cilegon telah menyelenggarakan pertemuan dalam rangka refreshing Tim Gerak Cepat ( TGC ) pada hari Senin, 18 April 2022 yang bertempat di Aula Utama Dinas Kesehatan Kota Cilegon. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon drg. Hj. Ratih Purnamasari, M.K.M dan narasumber dari Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Cabang Banten, dengan jumlah undangan sebanyak 30 (tiga puluh) orang terdiri dari unsur Dinas Kesehatan Kota Cilegon dan Puskesmas Se-Kota Cilegon.

Pada pertemuan tersebut dijelaskan bahwa pembentukan tim gerak cepat dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, diantaranya: Kota Cilegon secara geografis sebagai wilayah yang rentan bencana, apabila terjadi bencana maka mendorong munculnya penyakit menular/tidak menular, dan permasalahan kesehatan lainnya. Selain itu Kota Cilegon juga merupakan daerah yang terbuka sebagai daerah wisata dan wilayah industri sehingga berpotensi meningkatkan kejadian penyakit termasuk penyakit yang berpotensi Kejadian Luar Biasa ( KLB ). 

Tugas dari Tim Gerak Cepat diantaranya adalah :

1.    Mengidentifikasi masalah kesehatan yang muncul sebelum, pada saat, dan sesudah permasalahan kesehatan terjadi.
2.    Mengidentifikasi faktor risiko yang melatarbelakangi munculnya masalah kesehatan.
3.    Menetapkan prioritas dan tindakan intervensi untuk mengurangi risiko dan dampak masalah kesehatan yang terjadi.

Secara teknis Tim Gerak Cepat ( TGC ) diharapkan mampu untuk mengidentifikasi dinamika penularan penyakit, memahami terduga kontak, memahami riwayat alamiah penyakit, hingga melakukan komunikasi risiko di tingkat komunitas maupun masyarakat. Muatan materi Refresh Tim Gerak Cepat ( TGC ), meliputi :

1.    Surveilans penyakit menular potensial KLB dan wabah.
2.    Penyelidikan epidemiologi penyakit menular potensial KLB dan wabah.
3.    Pencegahan dan pengendalian infeksi terkait penyakit potensial KLB dan wabah.
4.    Manajemen kasus penyakit menular potensial KLB dan wabah.
5.    Pengelolaan spesimen penyakit menular potensial KLB dan wabah.
6.    Komunikasi risiko penyakit menular potensial KLB dan wabah.
7.    Kerjasama tim dalam penganggulangan penyakit menular potensial KLB dan wabah.

Di dalam pertemuan tersebut juga diulas kembali tentang teori dan aplikasi Surveilans Epidemiologi dalam penanggulangan masalah kesehatan, serta penyakit-penyakit yang berpotensi KLB, dan Kasus Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi ( PD3I ).

Seksi Surveilans Imunisasi Krisis Kesehatan
Dinas Kesehatan Kota Cilegon



Pelatihan Pengelolaan Web Dinas (PPID) TAHUN 2024
Senin, 25 Mar 2024, 15:54:21 WIB, Dibaca : 233 Kali
Panduan Kesehatan, Jus Buah dan Buah-Buahan untuk Diet
Selasa, 12 Des 2023, 11:02:51 WIB, Dibaca : 254 Kali
Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Promosi Kesehatan Untuk Petugas Puskesmas Tahun 2023
Jumat, 10 Nov 2023, 08:50:26 WIB, Dibaca : 244 Kali